Thursday, February 18, 2016

Agar Cepat Punya Anak, Lakukan Cara Ini


Agar cepat punya anak,  bagi pasangan suami istri  yang sudah mengharapkan akan hadirnya buah hati sebagai anggota baru dalam keluarga, tentunya disamping harus siap dalam hal jasmani, mental, financial, juga harus mimiliki wawasan medis yang cukup secara umum. Mereka melakukan banyak cara agar cepat punya anak. Akan tetapi fakta yang ada, beberapa pasangan yang sibuk bekerja terkadang malah menunda untuk mempunyai momongan. Hal ini biasanya dengan alasan karena masih sibuk bekerja sehingga ada ketakutan nanti anak menjadi tidak terurus.   Namun setelah ditunda dan ingin program memiliki momongan malah tak kunjung hadir buah hati yang diidamkan. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pasangan suami istri agar cepat memiliki momongan:

agar cepat punya anak idaman



1.      Memiliki  Pola hidup sehat

Bagi pasangan  suami istri yang telah merencanakan untuk memiliki keturunan, sebaiknya mulai memperhatikan pola hidup sehat. Hal ini sangat dibutuhkan agar tingkat kesuburan pasangan suami istri benar-benar prima, sehingga meningkatkan terjadinya konsepsi. Beberapa hal  yang perlu diperhatikan dalam menerapkan pola hidup sehat adalah:

-          Berhenti merokok
Rokok memiliki efek negative berlipat ganda bagi kesuburan. Secara ilmiah, rokok terbukti menyebabkan ovarium menjadi menua dan mengosongkan telur secara permatur, sehingga menghapus kemampuan seorang perempuan untuk hamil. Oleh sebabi tu, biasanya para ahli fertilitas sebelum memberikan pengobatan untuk kesuburan, lebih dulu merekomendasikan jadwal untuk berhenti merokok.

-          Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol
Pasangan suami istri yang merencanakan kehamilan sebaiknya menghentikan kebiasaannya mengkonsumsi alcohol. Mengkonsumsi alcohol pada saat ovulasi dapat mendatangkan masalah baik bagi ibu dan calon bayi. Selain itu, konsumsi alcohol pada saat hamil dapat menyebabkan keguguran dan sindrom  ketagihan pada janin.

jangan minum alkoho dan merokok agar cepat punya anak


-          Mengatur berat badan
Kegemukan (obesitas) dapat berpontensi menyebabkan gangguan pematangan sel telur. Dalam sebuah penelitian menyatakan bahwa 12 dari 13 perempuan yang berhasil menurunkan berat badan sebanyak 6 kg memiliki siklus ovulasi yang baik dan 11 di antara mereka kemudian hamil.

-          Berolahraga secara rutin
Biasakan berolahraga secara teratur agar dapat memicu jantung, pernafasan dan peredaran darah menjadi lebih baik. Berolahraga dengan rutin tidak harus yang mengeluarkan biaya mahal. Cukup dengan berjalan kakai, jogging, senam dan bersepeda.

-          Periksa kesehatan secara berkala
Dengan melalukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat mendeteksi secara dini  adanya penyakit atau kelainan dalam tubuh sehingga pengobatanpun tidak akan memakan biaya, waktu dan tenaga. Pemerikasaan kesehatan secara berkala meliputi kesehatan gigi, jantung dan lain-lain.

-          Hindari berpakaian ketat
Laki-laki  sebaiknya mengenakan celana dalam yang longgar, agar sirkulasi darah disekitar buah zakar (testis) lancar, dan tidak terjadi peningkatan temperature yang menyebabkan gangguan produksi sperma. 

-          Melakukan hubungan seks 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Disarankan agar pasangan suami istri tidak berpantang lebih dari 10 hari, karena setelah masa tersebut kualitas sperma cendrung menurun.

-          Hindari stress. Kendalikan emosi anda agar tidak terjadi stress. Beberapa aktivitas untuk menghindari stess antara lain, berekreasi, berkebun, memancing, jalan-jalan dan mendengarkan music.

2.      Mengkonsumsi  Makanan Sehat

Untuk segera memiliki anak, tidak hanya pola hidup yang sehat yang perlu diperhatikan. Namun berat badan serta asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh juga harus diperhatikan.  Jika anda ingin mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang dianjurkan untuk dikonsumsi  agar anda cepat punya anak, bisa klik link di  berikut ini: makanan untuk kesuburan

3.      Persiapan psikologis

Kondisi  psikologis seseorang perempuan memegang peranan penting dalam mempersiapkan kehamilan. Ketidakstabilan mental dan emosional akan mempersulit anda  agar memiliki anak. Oleh karena itu bersihkan pikiran anda dari segala informasi negative atau apapun itu yang dapat menjadi beban pikiran anda. Selain itu berusahalah menjalani hidup dengan apa adanya, rileks, santai, istirahat yang cukup dan penuh keyakinan akan suatu keberhasilan.

4.      Mengetahui  Kapan Terjadinya Ovulasi

Ovulasi merupakan proses pelepasan sel telur yang telah matang dari dalam rahim untuk kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk dibuahi. Proses ini biasanya terjadi 16 hari setelah hari pertama siklus menstruasi atau 14 hari sebelum haid berikutnya.  Rata-rata dalam setiap siklus menstruasi, satu atau beberapa sel telur akan tumbuh matang.

Ada beberapa cara untuk mengetahui kapan terjadinya ovulasi:

-          Sistem kalender atau dengan mengetahui siklus menstruasi. Titik puncak kesuburan terjadi pada hari ke 14 sebelum masa menstruasi berikutnya. Namun karena biasanya tanggal menstruasi berikutnya sering tidak pasti, maka terjadinya ovulasi diperkirakan terjadi 3-5 hari sebelum dan sesudah hari ke 14 tersebut. Masa subur atau kapan terjadinya ovulasi dapat diketahui dengan perhitungan yang  berpedoman pada siklus menstruasi seseorang.

-          Mengukur suhu tubuh basal.
Ovulasi terjadi ditandai dengan keluarnya sel telur dari kantung yang matang. Suhu normal tubuh berkisar antara 35,5-36 derajat celcius. Pada waktu ovulasi tubuh berkisar antara 37-38 derajat  celcius. Suhu tubuh yang tinggi ini akan terjadi selama 3-4 hari dan akan menurun kembali sekitar 2 derajat seiring menurunnya kadar produksi hormone  progesterone. Sebaiknya pengukuran ini dilakukan pada pagi hari sebelum beraktivitas. Lakukan pengukuran ini selama tiga bulan dan pada jam yang sama.

-          Mengukur kekentalan lendir vagina.
Mendekati masa ovulasi, akan ada perubahan pada cairan serviks. Saat anda mendekati waktu ovulasi, cairannya akan berwarna lebih jernih, seperti putih telur, cair, bersifat lentur, licin dan tidak terputus jika dipegang dan lengket seperti agar-agar.

-          Muncul rasa nyeri di bagian bawah perut.
-          Muncul perasaan sangat bergairah.
-          Payudara terasa empuk /melunak yang disebabkan hormone  kehamilan menumpuk pada masa ovulasi.
-          Menggunakan alat tes ovulasi/kesuburan yang bisa didapatkan di apotik/toko  terdekat

5.      Merencakan waktu berhubungan

Dengan mengetahui masa subur dan kapan terjadinya ovulasi, kapan waktu berhubungan seksual dapat direncanakan agar cepat hamil. Sperma dapat hidup selama maksimal tiga hari di dalam rahim. Sedangkan sel telur yang matang hanya hidup selama 24 jam. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemungkinan  terjadinya kehamilan, sebaiknya anda melakukan hubungan seksual dua hari sebelum masa ovulasi. 

6.      Posisi Hubungan

Posisi berhubungan agar cepat punya anak adalah harus menghindari posisi yang paling sedikit membuka leher rahim untuk masuknya sperma. Seperti posisi standing up, sitting down dan woman on top. Sebaiknya hindari posisi-posisi ini. Posisi berhubungan yang dianjurkan agar anda cepat punya anak adalah Man on top (posisi pria di atas/missionary. Doggy-style, posisi ini dapat meningkatkan kemungkinan kehamilan karena dengan posisi ini sperma terendap mendekati leher rahim. Posisi Raise the hips juga bisa dicoba. Dengan posisi ini rahim dapat terbuka dengan maksimal dan membantuk akses sperma dilepaskan ke dalamnya.



Admin
Kesehatan Pria Dan Wanita Updated at: 6:10 AM