Wednesday, February 10, 2016

Menghitung Masa Subur



masa subur

Menghitung masa subur wanita sangatlah penting diketahui. Apalagi jika pasangan suami istri ingin segera memiliki keturunan. Hal ini dikarenakan wanita tengah berada pada puncak kesuburannya sehingga prosentase kehamilan sangat tinggi. Apalagi jika ditambah sperma dari pria sedang berada pada kondisi yang prima, sehingga hasilnya akan lebih maksimal. Sayangnya masih banyak pasangan yang belum menyadari atau bahkan belum tahu kapan masa subur ini akan datang. 


Siklus haid adalah rentang hari sejak hari pertama haid hingga hari pertama haid berikutnya. Siklus haid yang normal adalah setiap  21 – 35 hari.  Hari ke-1 (satu) pada siklus haid adalah hari pertama haid terjadi. Haid dimulai pada hari pertama saat dinding rahim meluruh dan menjadi darah, keluar dari vagina. Pada masa haid, sel telur akan berkembang di dalam ovarium. Saat sel telur sudah matang, ovarium akan melepaskan sel telur tersebut, peristiwa ini disebut ovulasi.

Secara umum ovulasi bisa terjadi  sekitar 12 – 14 hari sebelum hari pertama haid. Kapan ovulasi terjadi tergantung pada siklus haid Anda. Apabila siklus Anda pendek, misalnya hanya 22 hari, maka ovulasi bisa terjadi hanya beberapa hari setelah haid berakhir. Jadi, waktu ovulasi bisa berbeda pada tiap wanita.  Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui siklus haid Anda agar dapat memperkirakan waktu ovulasi.

Masa subur Anda berkisar di sekitar waktu ovulasi, kira-kira dalam lima hari sebelum ovulasi terjadi. Masa subur wanita adalah 12 – 16 hari sebelum masa haid berikutnya. Dalam kata lain, rata-rata wanita mengalami masa subur di antara hari ke-10 hingga hari ke-17 setelah hari pertama haid sebelumnya. Hal tersebut berlaku bagi wanita yang mempunyai siklus haid teratur 28 hari. Namun, bila siklus Anda berbeda, Anda dapat coba mempelajari dan menghitung kapan masa subur Anda.

Hal yang menjadi masalah  adalah pada umumnya lama masa haid wanita bisa berubah dari waktu ke waktu, biasanya berlangsung 2-7 hari. Kondisi ini membuat ovulasi dapat berbeda sepekan lebih cepat atau lebih lambat dibanding periode selanjutnya. Di sisi lain, selain proses ovulasi, kehamilan sangat ditentukan oleh proses sperma menjangkau sel telur. Agar dapat hamil, sel telur yang telah matang ini harus dibuahi dalam waktu 12 hingga 24 jam.
menghitung masa subur wanita
 Cara Menghitung Masa Subur Jika Siklus Menstruasi Normal/Teratur

Siklus menstruasi dikatakan teratur/normal apabila berkisar antara 28 – 35 hari. Seseoarang yang mempunyai siklus menstruasi teratur, maka masa subur/masa ovulasinya berlangsung pada hari ke 14 – 1 sampai dengan 14 + 1, artinya  masa ovulasi terjadi pada hari ke 13 – 15 sebelum tanggal haid berikutnya. Jadi, masa ovulasi untuk siklus menstruasi normal dirumuskan:

Masa subur/ovulasi: n + (14 ± 1)

Dengan n = tanggal haid terakhir.
Sebagai contoh, apabila hari terakhir haid anda jatuh pada tanggal 2 maka masa ovulasi jatuh pada tanggal 15 – 17. 

Cara Menghitung/Menentukan Masa Subur Jika Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Untuk seseorang yang mempunyai siklus menstruasi tidak teratur dapat dihitung dengan menggunakan data siklus menstruasi selama 6 bulan (6 siklus). Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus menstruasi dikurangi 18. Ini adalah untuk menentukan hari pertama masa subur. Kemudian jumlah hari terpanjang selama 6 kali siklus menstruasi dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur. Jadi, masa ovulasi untuk siklus menstruasi tidak teratur bisa dirumuskan sebagai berikut:

Masa subur/ovulasi: a – 18 dan b – 11

Dengan a = siklus terpendek dan b = siklus terpanjang. Sebagai contoh, apabila seseorang mempunyai siklus terpendek 28 hari dan siklus terpajang 32 hari, maka  masa ovulasi jatuh pada hari ke 10 sampai hari ke 21 dari hari pertama menstruasi.
Waktu yang paling baik untuk membuahi sel terlur adalah pada saat seseorang perempuan sedang mengalami masa subur. Jadi kenali masa subur anda dan lakukan hubungan seksual pada masa tersebut.




Admin
Kesehatan Pria Dan Wanita Updated at: 8:30 PM

No comments:

Post a Comment