Monday, March 21, 2016

Ini Sebab Merokok Berbahaya Bagi Sperma

bahasa merokok bagi sperma

Merokok Berbahaya  Bagi Sperma,  Rokok merupakan benda yang tidak asing lagi bagi kita. Merokok merupakan salah satu gaya hidup yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan pada masyarakat dan memiliki dampak buruk terhadap kesuburan pria. Rokok berpengaruh pada kualitas dan kuantitas sperma.

Merokok sudah menjadi kebiasaan yang sangan umum dan meluas di kalangan masyarakat. Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh sudah diteliti dan dibuktikan banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membutikan kebiasaan merokok berhubungan dengan sedikitnya 25 jenis penyakit dari berbagai organ tubuh manusia. Merokok selain menyebabkan berbagai masalah kesehatan, merokok juga dapat mempengaruhi jumlah kualitas sperma. Ada beberapa macam zat berbahaya dalam rokok yang bisa anda ketahui yaitu :

1.  Acrolein; zat berbentuk cair tidak berwarna diperoleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan mengeringkannya. Pada dasarnya zat ini mengandung alkohol yang pasti sangat mengganggu kesehatan.

2.    Karbon Monoxida; gas yang tidak berbau. Zat ini dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat karbon. Jika karbon monoxida ini masuk ke dalam tubuh dan dibawa oleh hemoglobin ke dalam otot-otot tubuh. Satu molekul hemoglobin dapat membawa empat molekul oksigen. Apabila didalam hemoglobin itu terdapat karbon monoxida, berakibat seseorang akan kekurangan oksigen.

3. Nikotin; cairan berminyak tidak berwarna. Zat ini bisa menghambat rasa lapar. Jadi menyebabkan seseorang merasa tidak lapar karena mengisap rokok.

4.    Ammonia; gas yang tidak berwarna, terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Memiliki bau yang sangat tajam dan merangsang. Zat ini sangat cepat memasuki sel-sel tubuh dan kalau disuntikkan sedikit saja pada aliran darah akan membuat pingsan atau koma.

5.    Formic Acid; cairan tidak berwarna, tajam baunya, bisa bergerak bebas dan dapat membuat lepuh.

6.    Hydrogen Cyanide; gas tidak berwarna, tidak berbau dan tidak ada rasa. Zat ini paling ringan dan mudah terbakar. Cyanide mengandung racun berbahaya dan jika dimasukkan langsung ke dalam tubuh akan berakibat kematian.

7. Nitrous Oxide; gas tidak berwarna dan jika diisap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan membuat rasa sakit. Zat ini awalnya adalah untuk zat pembius pada saat operasi.

8. Formaldehyde; gas tidak berwarna dan berbau tajam. Gas ini bersifat pengawet dan pembasmi hama.

9.  Phenol; zat ini terdiri dari campuran kristal yang dihasilkan dari distilasi zat-zat organik misalnya kayu dan arang. Phenol bisa terikat didalam protein dan menghalangi kerja enzyme.

10.    Acetol; zat ini adalah hasil dari pemanasan aldehyde dan menguap dengan alkohol.
11.    Hydrogen Sulfide ; gas yang mudah terbakar dan berbau keras. Zat ini menghalangi oxidasi enxym (zat besi berisi pigmen).

12.    Pyridine; cairan tidak berwarna dan berbau tajam. Zat ini mampu mengubah alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.
13.  Methyl Chloride: merupakan campuran zat-zat bervalensa satu atas mana hidrogen dan karbon sebagai unsur utama. Zat ini merupakan compound organis yang sangat beracun dan uapnya bersifat sama dengan pembius.

14.    Methanol; cairan ringan yang mudah menguap dan terbakar. Jika diminum dan diisap dapat berakibat pada kebutaan dan kematian.

15.   TAR; cairan kental berwarna coklat tua atau hitam didapatkan dengan cara distilasi kayu dan arang juga dari getah tembakau. Zat inilah yang menyebabkan kanker paru-paru.
                                    

sebab rokok berbahaya untuk sperma

Sperma adalah salah satu contributor untuk kesuburan pria. Jumlah sperma semakin hari semakin berkurang. Merokok dapat berpengaruh pada pergerakan sperma, karena akan menurunkan kemampuan gerak sperma. Sehingg dapat menyebabkan sulitnya pembuatan sel telur. Merokok akan membuat bahan kimia yang terdapat didalamnya masukdalam pembuluh darah dan menyebabkan kerusakan dan menghambat aliran darah yang berujung pada terjadinya impotensi. Merokok dapat menyebabkan berkurangnya kadar hormone testoteron. Hormon testoteron berfungsi untuk memicu gairah seksual, sehingga berkurangnya hormon ini menyebabkan lemahnya dorongan seksual perokok.

Bahaya yang ditimbulkan akibat rokok dapat menyerang siapa saja, apakah perokok aktif maupun perokok pasif. Perokok aktif adalah orang yang mengkonsumsi batang rokok secara langsung. Sedangkan perokok pasif adalah orang-orang yang tidak mengkomsumsi rokok, namun menjadi korban perokok karena turut menghirup asap yang dihasilkan oleh perokok aktif.

Tidak sedikit yang paham bahwa rokok memberikan kontribusi terhadap turunnya kualitas hidup bagi perokok itu sendiri. Dalam taraf yang ringannya rokok berdampak negatif pada sistim pernafasan dan secara spesifik dampak lanjutnya adalah munculnya penyakit paru, jantung, hipotensi, kanker, lever, impoten, gangguan kehamilan termasuk diantaranya penyakitpenyakit yang secara langsung berakibat dengan kebiasaan menghisap rokok, serta penyakit lainnya yang bisa mengancam jiwa si perokok. (Jamal, 2006).

Penelitian yang dilakukan Rajpurkar dkk. (2000) yang diperlakukan pada hewan percobaan, diketahui bahwa pemaparan asap rokok selama 45 hari telah menyebabkan diameter tubulus seminiferus menjadi menurun, sehingga jumlah spermatozoa yang dihasilkan akan lebih sedikit dari yang tidak mengalami penurunan. Terganggunya spermatogenesis di tubulus seminiferus mengakibatkan akan menurunkan kualitas sperma, sehingga akan menyebabkan infertil. Kualitas sperma merupakan kondisi atau keadaan yang dimiliki oleh spermatozoa.

Menurut Dr. Noroyono Wibowo SpOG K selaku ketua perkumpulan obstetri dan ginekologi indonesia, pria yang merokok 12 batang sehari, maka kwalitas spermanya akan turun hingga 42%. Kwalitas sperma yang buruk akan menyebabkan kesulitan dalan memperoleh keturunan. 
Dr Rita Bakshi seorang pakar kesuburan dari International Fertility Center, India mengungkapkan kebiasaan merokok dapat merusak kualitas sperma seperti:

1.Konsentrasi sperma

Konsentrasi sperma sangat bergantung pada jumlah sperma yang ditemukan dalam sebuah cairan  semen. Sebuah studi, mengungkapkan kosentrasi sperma yang merokok berkurang 23 persen, dibandingkan mereka yang tak merokok.

2.Motilitas sperma

Kemampuan sperma untuk bereng disebut dengan istilah motilitas. Kemampuan ini sangat penting karena  jika sperma tidak bergerak lintah maka akan sulit mencapai sel telur dan mengurangi kemungkinan terjadi pebuahan. Pad pria perokok, motilitas sperma ini berkurang sebesar 13 persen.

3.Morfologi sperma

Untuk morfologi sperma mengacu pada bentuk detail sperma, mulai dari badan hingga ekor. Sperma yang terbentuknya tidak normal akan kesulitan berenang dan mencapai sel telur untuk membuahi. Faktanya, kadar sperma sehat yang berbentuk normal pada pria perokok lebih sedikit di banding yang tak merokok. Rokok juga secara langsung berpengaruh pada hormon dan bisa berpengaruh buruk pada kesuburan pria.

Prof Hammadeh dan koleganya menemukan bahwa konsentrasi adalah 14 % lebih rendah pada sperma perokok dibandingkan dengan non perokok. Konsentrasi dari perokok adalah 334,78 ng di setiap juta sperma. Dibandingkan dengan konsentrasi dari 388,8 ng per juta sperma di non perokok. Ini berarti bahwa sperma dari perokok menderita kekurangan protamine, mungkin disebabkan oleh asap rokok dan ini bisa menjadi alasan untuk menjadi kemasan kromatin tidak lengkap atau kurang di sperma yang menyebabkan infertilitas.

Para peneliti menemukan bahwa rasio P1 ke P2 diubah pada perokok. Dalam normal pria subur rasio perbandingan sama 0,1:0,1 setiap kenaikan atau penurunan rasio ini merupakan semacam ketidaksuburan. Dalam penelitian ini yang signifikan lebih tinggi pada perokok di bandingkan non perokok dengan tingkat yang lebih tinggi dari pada P1 dan P2, kata Prof Hammadeh.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat stres oksidatif lebih tinggi pada perokok di bandingkan bukan perokok. Stes oksidatif adalah ketidak seimbangan antara molekulkimia reaktif yang mengandung oksigen yang lain, tidak stabil dan sangat atom reaktif yang disebut radikal bebas, dan senyawa anti oksidan . hal ini dapat menyebabkan kerusakan protein, lipid dan DNA. Stres oksidatif diketahui menyebabkan kerusakan DNA sperma. Hasil menunjukkan bahwa stres oksidatif yang disebabkan oleh merokok. Rokok dapat memiliki efek tebalik yang signifikan pada kondensasi kromatin dengan menggangu P2.

Pada penelitian yang dilakukan Kalikauskas, Blaustien dan Albin kemungkinan efek merokok pada sperma diselidiki dalam studi yang melibatkan 103 perokok dan 135 bukan perokok. Kualitas sperma dari subyek penelitian dinilai berdasarkan kepadatan, motilitas dan kelainan morfologi. Spermatozoa dari perokok secara signifikan menurunkan densitas dan motilitas dibandingkan dengan bukan perokok.



Admin
Kesehatan Pria Dan Wanita Updated at: 9:06 PM