Friday, April 22, 2016

Terong Bisa Bikin Pria Loyo, Benarkah?




terong bikin loyo

Terong atau terung merupakan tumbuhan yang tergolong dalam keluarga solanaceae dan genus solanum. Ia merupakan tumbuhan asli dari india dan sri lanka, dan berhubungan erat dengan tomat dan kentang. Buahnya bisa digunakan untuk sayur masakan. Tanaman ini tumbuh hingga 40-150 cm tigginya. Memiliki daun yang besar dengan lobus yang kasar. Batangnya biasanya berduri. Warna bunganya antara putih hingga ungu dengan mahkota yang memiliki lima lobus. Benang sarinya berwarna kuning. Buahnya mengandung banyak biji yang kecil dan halus. Ukuran buah terung berbeda-beda antara kecil hingga besar tergantung pada budidayanya. Buah terong memiliki berbagai warna terutama ungu, hijau dan putih.

Buah terung sering menjadi perbincangan banyak orang, mereka menganggap bahwa  terung dapat menurunkan gairah dan stamina seksual pada pria. Bahkan dengan gaya bicara seperti sudah menjadi ahli gizi mengatakan terong itu haram dikonsumsi oleh pria. Namun benarkah demikian?

Setelah membaca beberapa buku dan jurnal ilmiah saya belum menemukan adanya penelitian ilmiah yang menyebutkan bahwa dampak negatif dari mengonsumsi terong dapat menurunkan gairah seksual pada pria. Malah sebalikya saya menemukan banyak manfaat dan khsiat  dari buah terong yang tidak dapat diremahkan. Hal ini didukung oleh beberapa penelitian dari orang-orang yang memang berkompeten dibidangnya seperti Dr. Waluyo soerjodibroto, Ph.D, DSG yaitu salah satu staf ahli gizi dari UI, Dr GHA Mitschek seorang ilmuan dari Universitas Graz, Dr. Fasih seorang peneliti dari Universitas Airlangga.

Dr. Waluyo mengatakan bahwa anggapan atau mitos tentang terong dapat menurunkan vitalitas pria itu merupakan anggapan yang salah dan belum terbukti kebenarannya melalui penelitian ilmiah murni. Terong malah dapat menurunkan kadar kolesterol, maka terong dapat menurunkan kadar kolesterol makanan. Maksudnya apabila terong dikonsumsi dengan makanan yang mengadung banyak kolesterol maka terong dapat  membantu menurunkan kadar penyerapan kolesterol dari makanan tersebut. Hanya saja terong dapat disajikan harus dengan cara direbus atau dikukus bukan digoreng. Karena apabila dimasak dengan cara digoreng apalagi dengan penambahan santan maka kemampuan dari terong menyerap kolesterol menurun bahkan hilang yang tersisa hanyalah rasa enak untuk lidah.

buah terong

Dr. Waluyo juga menjelaskan bahwa ternyata didalam terong juga terkandung antioksidan. Telah diketahui bahwa fungsi antioksidan yaitu pencegah kanker. Namun sebagiamana makanan lain yng mengandung antioksidan yang cukup tinggi, hendaknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Karena mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan dalam jumlah yang berlebih dari yang diperlukan dan dalam jangka waktu yang lama maka antioksidan tersebut malah merubah menjadi pro oksidan atau memicu terjadinya kanker. Teromg juga rendah kalori mengandung vitamin A, B1,B2,B6 dan juga vitamin C. Selain itu mengandung kalium dan senyawa solanin.

Terong dapat mencegah kanker, tapi jika kebanyakan makan terong akan mematikan sel-sel hingga menimbulkan kanker, tapi orang juga tidak akan makan sebanyak-banyaknya. Bahkan miskinnya sumber kalori pada terong : energi 17.4 kal, 1.2 gr protein, lemak 0.2 gr, kolestrol 0.0 mg, vitamin A, B1, B2, B6 dan C antara 0.0 mg hingga 2.8 mg serta potasium  187.0 mg dan kandungan air 92.5 gram, tenyata membuat terong bisa dipakai untuk memelihara kelangsingan tubuh, mengendalikan stres, karena kandungan senyawa solanin yang dalam jumlah tertentu bisa menegendurkan urat-urat saraf atau mempertahankan darah agar tidak anaik turun secara drastis.

Dr. Mitschek juga telah melakukan penelitian dengan mengguanakn hewan di coba hingga beberapa kali. Peneliti ini memberi makanan tinggi kolesterol pada kelinci percobaanya dan juga memberikan terong dalam jumlah bervariasi. Hasil yang didapatkan ternyata terong dapat membantu menghambat pembentukan palk dan timbunan lemak dalam pembuluh darah. Membatasi penyerapan kolesterol dalam saluran cerna bahkan mampu menyerap dan mengangkut kolesterol yang berlebih dalam pembuluh darah. Dr Mitschek juga mengatakan bahwa terong adalah sumber asam folat dan kalium yang baik serta dapat menurunkan dan mengahambat pembentukan radikal bebas karena mengandung nasuin yang terdapat pada kulitnya. Kenyataan lain yang ditemukan adalah kandungan afrodisiak dalam terong dapat menaikkan gairah seksual pria, menambah nafsu seksual dan tidak menyebabkan lemah syahwat.

Terong justru mendongkrak gairah seksual pria karena efek afrodisiaknya. Penelitian ilmiah punya fakta lain terong dapat mencegah kanker, kaya serat dan mengandung vitamin dan mineral. Terong ungu merupakan sayuran  yang berkhasiat bagi kesuburan pria. berbagai penyakit seperti wasir, rematik, penyakit kulit bahkan raja singa juga dapat disembuhkan dengan sayuran terong.

Menurut penelitian ilmiah oleh mahasiswa FMIPA UNY dalam penelitiannya Rizka menerangkan bahwa terong ungu diketahui memilki kandungan kandungan yang dapat meningkatkan gairah seksual atau libido (memiliki efek afrosisiak), seperti adanya kandungan antosianin, flavonoid, stigmasterol (semacam fitoestrogen), sehingga memiliki peluang untuk digunakan sebagai bahan untuk meningkatkan libido dan kualitas sperma. Selain itu, kandungan serat vitamin a, b  dan c seta mineral lainnya dapat membantu mencegah penyakit kanker, wasir, reumatik, batuk dan kulit. Nilai gizi yang tinggi dan harga yang termurah memungkinkan siapa saja dapat mengonsumsi sayuran terong ungu.

Rizka mengungkapkan penelitian ini mecoba pada hewan tikus putih. Penelitian meliputi tahap persiapan diantaranya menyiapakan tikus putih sebagai hewan uji usia 2,5 bulan dengan berat  220 gram, membuat ekstrak terong ungu menggunakan metode maserasi dengan pelrut alkohol 70%. Lalu melakukan pencekokan ekstrak terong ungu secara oral 1 ml pada masing- masing dosis setiap hari dengan dosisi yang telah diterapkan yaitu 0,16 mg/ml, 0.32 mg/ml, 0.64 mg/ml dan 0.00 mg/ml dan laim-lain. Setelah pembedahan tikus putih dilanjutkan dengan mengamati motilitas ada atau tidaknya abnormalitas dan menghitung jumlah sperma tikus putih, dilanjutka efisiensi proses spermatogenesisi pada tubulus semineferus tikus putih.

“Berdasarkan hasil pengamatan mengenai ada atau tidaknya abnoralitas spermatozoa pada tikus putih, diperoleh data bahwasanya pada seluruh perlakuan tidak ditemukan adaya abnormalitas spermatozoa”, kata Rizka. Variasi jumlah sperma padda tikus putih dapat dipengaruhi oleh konsentrasi dari terong ungu sebesar 68,7 % sisanya 31,3 % berasal dari variabel lain. Variabel jenis perlakuan berpengaruh positif terhadap jumlah sperma tikus putih jika jenis perlakuan dikendalikan atau dikontrol artinya semakin tinggi nilai konsentrasi terong ungu maka sperma yang dihasilkan oleh tikus putih semakin banyak. Penilitian ini terjadi pada hewan mamalia yaitu tikus, jika pada manusia juga kejadiannya akan sama, karena manusia juga termasuk kingdom mamalia.

Dari penjelasan diatas dapat kita ketahui bahwa Telah banyak jurnal ilmiah serta penelitian yang dilakukan menjelaskan  bahwa anggapan terong dapat menurunkan stamina dan seksualitas pada pria itu tidaklah benar. Malah yang terjadi sebaliknya terong dapat meningkatkan seksualitas pada pria sehigga anda tidak perlu takut untuk mengonsumsi terong karena selain meningkatkan seksualitas terong juga memiliki banyak manfaat.

Admin
Kesehatan Pria Dan Wanita Updated at: 9:50 PM